Kurang sisik rumput menjadi
Kurang
siang jelupung tumbuh
Artinya
: Apabila dalam menghadapi setiap masalah, jika kurang hati-hati atau teliti,
maka akan berakibat buruk.
v Kecik dak besebut namo
Besak
dak besebut gela
Artinya
: Antara miskin dan kaya tidak ada perbedaan, yang miskin tidak disebutkan,
yang kaya tidak dikatakan kaya.
v
Menarik rambut dalam tepung
Rambut jangan putus
Tepung jangan terserak
Artinya
: jika menyelesaikan suatu masalah harus dengan bijak.
v
Negeri aman padi menjadi
Air jernih ikannyo jinak
Rumput mudo kerbaunyo gemuk
Turun kesungai cenetik keno
Naik kedarat perangkap berisi
Artinya : berdoa serta mengharap
kebahagiaan dan keselamatan negeri
v
Kalau lah memahat diatas baris
Kalau mengaji lah diatas kitab
Rumah sudah jadi
Ganden dan pahat dak bebunyi lagi
Artinya : Setiap masalah apabila
sudah diselesaikan (dimufakatkan) maka tidak akan atau tidak lagi timbul
masalah itu dikemudian hari.
v
Supayo disisik disiangi dengan
teliti
Dak ado silang yang idak sudah
Dak ado kusut yang idak selesai
Artinya : Setiap masalah pasti ada
jalan keluarnya, maka harus diteliti dengan baik dan diusahakan selesai dengan
baik.
v
Bejalan hendak menepi
Supayo idak tepijak kanti
Becakap piaro lidah
Supayo kanti idak meludah
Artinya: Jika hendak berbuat
haruslah berhati-hati
v
Di bulekkan karno nak digulingkan
Di pipihkan karno nak dilayangkan
Bulek aek dek pembuluh
Bulek kato dek mufakat
Artinya : Setiap masalah dicari
jalan keluarnya, dan dicari kesepakatanya (mufakat).
v
Bunyi siamang dibukit pangkah
Turun kelukuk makan padi
Kalau tergemang ulak langkah
Sementaro main belum jadi
Artinya : Orang tua ikut
memperhatikan gerak-gerik atau tingkah laku atau budi pekerti anak-anaknya
Macam mano nian kelamnyo Kabut
Mato Jangan di pejamkan
Macam Mano nian susahnyo hidup
Namun Sembahyang Jangan ditinggalkan
Artinya : Bagaimanapun sulitnya
hidup yang dijalani, jangan sampai meninggalkan shalat lima waktu
v
Kalau
pandai berkain panjang
Lebih dari kain sarung
Kalu pandai berinduk semang
Lebih dari ibu kandung
Atrinya :contoh kisah orang yang
ingin meninggalkan kampong halamanya dan ingin tinggal dikampung orang lain,
disebut juga merantau.
Bulat dapat digulingkan
Pipih dapat dilayangkan
Putih berkeadaan
Merah dapat dilihat
Panjang dapat
diukur
Berat dapat
ditimbang
Artinya :
setiap keputusan seharusnya, dapat diuji kebenarannya dengan jelas menurut
ukuran keadilan dan kepatutanya
v
Berjenjang naik bertanggo turun
Turun dari takak nan di atas
Naik dari takak nan di bawah
Artinya
: Setiap dalam pengambilan keputusan terdapat tingkatan-tingkatan pengambilan
keputusan.
v
Rumah
sudah, pahat idak berbunyi
Api padam puntung tidak berasap
Yang terjatuh biarlah tinggal
Yang terpijak biarlah luluh
Artinya :
Dalam menetapkan keputusan yang berat atau rumit, harus dikuatkan dengan Janji
setia menurut kenyataan hukum adat tersebut sangat besar pengaruhnya dalam
menata kehidupan masyarakat yang taat kepada hukum.
Sudah lamo idak ka umo
Umo penuh dek rumput bento
Ka umo sekali lihat padi
Padi habis rumput bajadi.
Sudah lamo idak basuo
Hati didalam bertambah ibo
Basuo sekali dalam mimpi
Angan lepeh rindu bajadi.
Satu Pantun lagi:
Budak kecik di Angso Duo
Badayung perahu ka muaro
Sambil badayung pegang tali
Tali putus biduk ka tepi.
Memang lamo idak basuo
Merantau karno cito-cito
Suatu saat kumpul kembali
Supayo persahabatan kekal abadi.
Keterangan:
Umo = ladang padi atau sawah
Bento = jenis atau nama rumput di yg sering tumbuh di sawah)
Angan = perasaan bayangan
Lepeh = lepas atau puas
Bajadi = semakin bertambah.
Pantun melayu daerah Jambi, sebagian Sumbar. Selamat menikmati!
Salam sukses